Kisah Sukses Selvi Latuheru & Latuheru Catering
Di tengah semangat wirausaha yang terus berkembang di Maluku, nama Selvi Latuheru dan usaha Latuheru Catering menjadi inspirasi bagi banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dari dapur rumah sederhana di Ambon, Latuheru Catering bertransformasi menjadi salah satu layanan katering paling diminati di Maluku, berkat dedikasi, inovasi, dan kegigihan Selvi Latuheru. Kisah sukses Selvi membuktikan, kemauan keras dan kreativitas bisa membuka jalan menuju keberhasilan, bahkan di tengah keterbatasan.
Selvi Latuheru memulai usahanya pada tahun 2012, bermodalkan keahlian memasak turun-temurun dari keluarganya. Berawal dari menerima pesanan kecil untuk acara keluarga dan arisan tetangga, Selvi perlahan membangun reputasi sebagai penyedia hidangan tradisional Maluku dengan cita rasa otentik. Dari dapur rumah, ia hanya mampu menerima maksimal 30 porsi permintaan, namun hal itu tidak menghalangi semangatnya untuk terus belajar dan berkembang.
Modal awal yang terbatas membuat Selvi harus cermat dalam mengatur setiap pengeluaran. Ia memanfaatkan bumbu lokal, bahan-bahan segar dari pasar tradisional, serta peralatan seadanya. Dukungan dari keluarga sangat berperan besar dalam tahap-tahap awal usaha. “Saya percaya cita rasa dan ketulusan dalam melayani pelanggan adalah kunci utama,” kenang Selvi.
Dalam upayanya memperluas pasar, Selvi menyadari pentingnya inovasi. Ia mulai mengembangkan beberapa menu baru, menggabungkan resep tradisional seperti ibu-ibu Maluku dengan sentuhan modern. Beberapa hidangan andalannya seperti Nasi Kuning Maluku, Ikan Kuah Pala Banda, serta Papeda Saus Kuning berhasil menarik perhatian pelanggan di luar Ambon. Tidak hanya konsisten dalam rasa, Selvi juga fokus pada tampilan hidangan agar lebih menarik dan mampu bersaing dengan katering modern.
Selvi kemudian memanfaatkan media sosial untuk pemasaran. Ia aktif membagikan foto-foto hasil masakan, proses produksi, hingga testimoni pelanggan di Instagram dan Facebook. Perlahan namun pasti, pesanan mulai berdatangan, tidak hanya dari Ambon, tapi juga dari beberapa daerah lain seperti Seram dan Tual. Ia bahkan mulai menerima pesanan untuk acara pernikahan, seminar, hingga instansi pemerintahan.
Permintaan yang semakin tinggi membuat Selvi merekrut beberapa tetangga untuk membantu proses produksi. Ia memberikan pelatihan singkat tentang standar kualitas, kebersihan, dan customer service. Dengan demikian, Latuheru Catering tidak hanya menjadi penggerak ekonomi keluarga, tapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Hubungan kekeluargaan yang terjalin antarpengurus diiringi dengan semangat gotong royong khas Maluku menjadikan suasana kerja lebih harmonis dan produktif.
Perjalanan Latuheru Catering tentu tidak selalu mulus. Salah satu tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi cita rasa di tengah permintaan yang terus bertambah. Tidak jarang, ada pelanggan yang memesan dalam jumlah besar namun menginginkan pengiriman dalam waktu singkat. Kondisi cuaca dan distribusi bahan baku di Maluku yang sering terkendala transportasi juga menjadi masalah tersendiri.
Pandemi COVID-19 pada tahun 2020 sempat membuat Latuheru Catering menurun drastis dalam jumlah pesanan. Namun, Selvi tidak menyerah. Ia justru memanfaatkan waktu tersebut untuk bereksperimen dengan menu-menu frozen food dan paket makanan sehat. Strategi ini berhasil menarik pelanggan baru yang membutuhkan konsumsi praktis selama masa pembatasan sosial. Selain itu, Latuheru Catering mulai menawarkan jasa katering harian untuk karyawan kantor dan keluarga.
Ketangguhan Selvi dalam menghadapi krisis menjadi bukti bahwa kunci sukses bukan hanya pada produk, melainkan juga pada adaptasi dan inovasi sesuai kondisi.
Berkat kerja keras dan inovasi tanpa henti, Latuheru Catering berhasil meraih beberapa penghargaan UMKM tingkat kota dan provinsi. Tahun 2022, Latuheru Catering terpilih sebagai UMKM Inspiratif Kota Ambon oleh Dinas Koperasi dan UKM Maluku. Selvi juga aktif berbagi ilmu melalui pelatihan wirausaha perempuan di lingkungannya.
Kini, Latuheru Catering mampu melayani lebih dari 150 pesanan per hari, melibatkan belasan pekerja lokal, serta bekerja sama dengan beberapa hotel dan restoran. Menu andalan mereka kerap hadir di berbagai acara penting di Maluku. Selvi tak pelit berbagi tips sukses, di antaranya:
“Sukses bukan soal berapa banyak uang yang dimiliki, tapi tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan bagi orang lain,” tutur Selvi.
Melihat pertumbuhan Latuheru Catering, Selvi kini memimpikan untuk membuka sekolah kuliner mini di Ambon, mengajarkan keterampilan memasak khas Maluku kepada generasi muda. Ia berharap kisah hidupnya bisa menjadi pemantik semangat bagi pelaku UMKM lainnya, terutama perempuan yang ingin bangkit mandiri secara ekonomi.
Kisah sukses Selvi Latuheru dan Latuheru Catering menunjukkan bahwa dari dapur kecil pun, mimpi besar bisa tercapai. Dengan kerja keras, inovasi, dan semangat membantu sesama, siapapun bisa menciptakan perubahan positif bagi diri sendiri dan sekitar.
Latuheru Catering adalah bukti nyata bahwa ekonomi kreatif di Maluku memiliki potensi besar jika dikelola dengan penuh semangat dan inovasi. Selvi Latuheru menjadi contoh teladan bahwa keterbatasan bukan penghalang, tetapi justru jembatan menuju prestasi. Dengan menerapkan komitmen pada kualitas, pelayanan yang ramah, serta adaptasi atas perubahan, Selvi membuktikan bahwa perempuan Maluku bisa menjadi pelaku usaha tangguh yang membawa perubahan bagi daerahnya.
Kisah sukses ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang, terutama pelaku UMKM di Indonesia Timur, untuk berani melangkah, berinovasi, dan berbagi manfaat melalui usaha yang dijalankan. Bersama, kita bisa membangun masa depan ekonomi kreatif Indonesia yang lebih baik.